Detikmo.com Lampung Timur – Perjalanan hidup seseorang sering kali membawa pada titik pengabdian yang lebih luas. Hal inilah yang tergambar dari sosok Khoirul Lutfi Saifudin (KLS), yang sebelumnya dikenal sebagai pekerja sales dan kini menekuni dunia FNB (Food and Beverage).
Berbekal pengalaman bertahun-tahun di dunia sales, KLS terbiasa bekerja dengan target, disiplin, membangun jaringan, serta memahami karakter masyarakat dari berbagai lapisan. Dunia sales telah membentuk mentalnya menjadi pribadi yang tangguh, komunikatif, dan siap menghadapi tekanan.
Kini, setelah menekuni usaha di bidang kuliner, KLS semakin memahami denyut ekonomi masyarakat kecil. Dunia FNB membuatnya bersentuhan langsung dengan pelaku UMKM, pekerja harian, hingga konsumen dari berbagai kalangan. Dari sana tumbuh kepedulian yang lebih besar terhadap kondisi sosial dan kebersihan lingkungan di Lampung Timur.
Dengan semangat KLS — Komitmen, Layani, dan Sinergi — ia menyatakan keinginannya untuk ikut berkontribusi membantu “resik-resik” Lampung Timur. Bukan hanya dalam arti kebersihan fisik, tetapi juga pembenahan pola pikir, pelayanan publik, serta membangun kolaborasi yang sehat antar elemen masyarakat.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Kalau lingkungan bersih, pelayanan rapi, dan masyarakat kompak, Lampung Timur pasti bisa lebih maju,” ungkapnya.
Langkah KLS ini dinilai sebagai bentuk transformasi dari dunia profesional ke pengabdian sosial. Dari seorang sales yang terbiasa mengejar target, kini ia ingin mengejar satu tujuan yang lebih besar: menghadirkan semangat perubahan untuk Lampung Timur.
Apakah ini menjadi awal lahirnya gerakan anak muda yang lebih peduli dan berani terjun langsung? Waktu yang akan menjawab. Namun yang jelas, KLS telah menunjukkan satu hal: komitmen untuk hadir, melayani, dan bersinergi demi Lampung Timur yang lebih baik.
